Pada tanggal 26 Juli 2022, Mahasiswa S1 Akuntansi atas nama Dwi Firdasari telah mengikuti dan menjadi pemakalah pada Eurasia Online Live International Conference, yang di selenggarakan oleh SSHRA - Social Science and Humanities Research Association.

Topik yang dibawakan Dwi Firdasari  adalah "OPTIMASI PORTOFOLIO SAHAM LQ45 MENGGUNAKAN PARAMETER CDAR PADA MASA PANDEMI COVID-19" dimana topik ini merupakan proposal dari Tugas Akhirnya. 

Adapun topik penelitian dari Dwi Fridasari adalah sebagai berikut: Krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19 menyebabkan Penanaman Modal Asing mengalami penurunan ekstrem mencapai 35% atau sama dengan mengalami penurunan sebesar 20% lebih besar dibandingkan penurunan ekonomi pada tahun 2009 (The secretariat of The United Nations Conference on Trade and Development, 2021). Sebagai dampak dari pandemi COVID-19 di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami tekanan terutama pada kuartal pertama 2020 dimana COVID-19 mulai ditetapkan oleh pemerintah Indonesia menjadi bencana nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2020 pada tanggal 14 Maret 2020. Berita masuknya COVID-19 pada 2 Maret 2020 yang secara resmi dimumkan Presiden Indonesia mendukung tren bearish pada IHSG sehingga terjadi penurunan sebesar 1,67% ke level 5.361. Seiring berjalannya waktu, IHSG terus mengalami penurunan yang tajam. Pada perdagangan 9 Maret 2020, IHSG ditutup turun hingga 6,5% dalam satu hari ke level 3.937 sebagai titik terendah IHSG selama 5 tahun terakhir akibat COVID-19. Keadaan ini menyebabkan BEI mengumumkan penerapan kebijakan Perintah Melakukan Trading halt Perdagangan di Bursa Efek Indonesia Dalam Kondisi Pasar Modal Mengalami Tekanan. Kejadian trading halt berlanjut pada tanggal 13, 17, 19, 22 hingga 30 Maret 2020. Hal ini menyebabkan BEI dan OJK menerapkan kebijakan-kebijakan untuk menahan kepanikan pasar. Kondisi pasar pada saat itu disebut dengan drawdown yang juga dapat diartikan sebagai kondisi ketika portofolio investasi mengalami penurunan atau tarikan dari nilai tertinggi ke terendah dalam kurun waktu perdagangan tertentu dan menyebabkan kerugian kumulatif dari dana atau sekuritas. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan solusi berupa optimasi portofolio pada saham yang temasuk dalam indeks LQ45 berdasarkan histori penurunan harga yang drastis atau tarikan harga (drawdown). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan optimasi portofolio yang optimal terhadap saham yang stabil dalam indeks LQ45 dengan kondisi drawdown menggunakan Conditional Drawdown at Risk sebagai parameter yang menunjukkan besar risiko portofolio pada masa pandemi atau krisis keuangan dan yang memiliki Index Priority (IP) terbaik sebagai penunjang pemilihan saham dengan fundamental emiten yang baik. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah “Menghasilkan optimasi portofolio yang optimal terhadap saham yang stabil dalam indeks LQ45 dengan kondisi drawdown pada masa pandemi dan memiliki index priority terbaik menggunakan Conditional Drawdown at Risk (CDaR) sebagai parameter.


Selamat untuk Dwi Firdasari yang sudah berhasil mengikuti seminar Internasional